Minggu, 03 Mei 2020

"Bahagia berZakat"

  Kajian di Rumah

           "Bahagia berZakat"

            ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴﻢِ
Bulan Ramadhan ini kita bisa menunaikan dua kewajiban zakat sekaligus, yakni Zakat Fitrah (al-fitr) dan Zakat Maal.

Bila ingin tambah bahagia raih hikmah lebih besar lagi, sempurnakan dengan shodaqah tathawwu', sedekah sunnah sesuai dengan kesanggupan.

Selain sebagai bentuk amalan dan ketaatan terhadap perintah Allah SWT, zakat memiliki banyak hikmah dalam pelaksanaannya.

Bahkan perolehan hikmah bagi yang berZakat jauh lebih banyak dibandingkan dengan yang menerimanya. Apalagi bila disempurnakan dengan sedekah sunnah.

Berbahagialah bila bisa menunaikan zakat dan sedekah sunnah

Bahagia berZakat Pertama

Mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT.

MasyaAllah .. fadilahnya orang bersyukur itu banyak sekali dijanjikan oleh Allah Swt. salah satu di antaranya keberkahan

ئن شكرتم لأزيدنكم ولئن كفرتم إن عذابي لشديد

Sungguh jika engkau bersyukur, maka sungguh aku akan menambah (nikmatku) padamu, dan sungguh jika engkau kufur, maka sungguh adzabku sagat pedih. (QS. Ibrahim:7)

Oleh karena itu pandai-pandailah mensyukuri nikmat sekecil apapun agar senantiasa raih kebahagiaan.

Diriwayat An-Nu’man Ibnu Basyir :

Barangsiapa tidak mensyukuri yang sedikit berarti tidak dapat mensyukuri yang banyak dan barangsiapa tidak berterima kasih kepada orang lain, berarti dia tidak bersyukur kepada Allah.” ( HR. Ahmad ).


Bahagia  berZakat Kedua

Pemberi zakat bagaikan tangan di atas. Tangan di atas lebih baik dari pada tangan di bawah

Rasulullah Saw bersabda

عَنْ حَكِيْمِ بْنِ حِزَامٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ :اَلْيَدُ الْعُلْيَا خَيْرٌ مِنَ الْيَدِ السُّفْلَى، وَابْدَأْ بِمَنْ تَعُوْلُ، وَخَيْرُ الصَّدَقَةِ عَنْ ظَهْرِ غِنًى، وَمَنْ يَسْتَعْفِفْ يُعِفَّهُ اللهُ، وَمَنْ يَسْتَغْنِ يُغْنِهِ اللهُ

Dari Hakîm bin Hizâm ra, dari Nabi Saw bersabda: Tangan yang di atas lebih baik daripada tangan yang di bawah.

Dan mulailah dari orang yang menjadi tanggunganmu. Dan sebaik-sebaik sedekah adalah yang dikeluarkan dari orang yang tidak membutuhkannya.

Barangsiapa menjaga kehormatan dirinya maka Allâh akan menjaganya dan barangsiapa yang merasa cukup maka Allâh akan memberikan kecukupan kepadanya.” (H.R. Bukhari)


Bahagia berZakat Ketiga

Disucikan Allah. Sesuai dengan makna harfiah zakat bermakna suci.

Orang berzakat jiwanya disucikan dari keburukan, kebatilan, dan dosa.

Dalam Al-Quran disebutkan,

خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ ۖ إِنَّ صَلَاتَكَ سَكَنٌ لَهُمْ ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka” (QS. at-Taubah [9]: 103).

Orang yang jiwanya suci akan raih keutamaan dari Allah Swt

Diriwayatkan dari Abdullah bin 'Amr bin 'Ash, beliau berkata, "Rasulullah SAW pernah ditanya, 'Siapakah orang yang paling utama?' Beliau menjawab, 'Setiap orang yang bersih hatinya dan benar ucapannya.' Para sahabat berkata, 'Orang yang benar ucapannya telah kami pahami maksudnya. Lantas apakah yang dimaksud dengan orang yang bersih hatinya?' Rasulullah SAW menjawab, 'Dia adalah orang yang bertakwa (takut) kepada Allah, yang suci hatinya, tidak ada dosa dan kedurhakaan di dalamnya, serta tidak ada pula dendam dan hasad." (HR Ibnu Majah).


Bahagia  berZakat Keempat

Hartanya tumbuh berkah.

Menurut bahasa kata “zakat” juga bermakna tumbuh, berkembang, subur atau bertambah.

Dinamakan zakat, karena di dalamnya terkandung harapan untuk beroleh berkah, membersihkan jiwa dan memupuknya dengan berbagai kebaikan (Fikih Sunnah, Sayyid Sabiq)

Adapun berkah bermakna ziyadah alkhair, bertambah kebaikan.

Maka orang yang berzakat diberikan oleh Allah bertambah tambah kenikmatan dan kebaikan pada rizki yang dikaruniakan.

Hartanya tidak berkurang dan akan terus bertambah, sebagaimana hadits yang diriwayatkan Imam Muslim

            مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَال

“Sedekah tidaklah mengurangi harta.” (HR Muslim)


Bahagia  berZakat Kelima

Dijauhkan dari siksa neraka

Orang yang berzakat selamat dari ancaman Allah azab neraka. Tentu yang selamat dari neraka akan merasakan nikmat surganya Allah Swt di akhirat kelak.

Allah Swt berfirman

وَالَّذِينَ يَكْنِزُونَ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ وَلَا يُنْفِقُونَهَا فِي سَبِيلِ اللهِ فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ أَلِيمٍ

Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak, dan tidak menafkahkannya di jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih.” (QS. At-Taubah: 34)


Bahagia berZakat ke enam
dan seterusnya

Berlanjut ya....insya Allah diuraikan kemudian biar tidak terlalu panjang.

Berbahagialah bisa berzakat. Mulailah berhitung berapa banyak kewajiban zakat yang harus kita keluarkan, dan tambahkanlah.

Semoga Allah memberkahi rizki yang dikaruniakan kepada kita..

            اللهم بارك لنا فيما أعطيتنا

Wallahu a'lam bishshawab.

     # Alfaqir Mahsun Salim #
                 Bait Qurani

                  - share -
        InsyaAllah berpahala

Tidak ada komentar:

Posting Komentar